Pengedar dan Ratusan Obat Tramadol Hingga Haxymer Diamankan Polisi

Aparat Bekuk Pelaku Pengedar

Polisi amankan pelaku pengedar ratusan obat tramadol dan obat haxymer. (Foto: Ilustrasi/PMJ News) (Beritasinjai.com).

Jakarta, Beritasinjai.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Cilegon Polda Banten pihaknya kembali mengamankan ratusan obat tramadol dan obat haxymer.

Adapun penangkapan ini berlangsung pada Jum’at (04/11/2022) siang, sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro, melalui oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Cilegon AKP Shilton membenarkan bahwa.

Barang bukti ratusan obat tramadol dan obat haxymer yang diamankan polisi. (Foto: PMj News) (Beritasinjai.com).

Satresnarkoba Polres Cilegon telah menangkap pelaku MI (29).

“Pelaku seorang laki-laki warga Lingkungan Langon Kelurahan Mekarsari Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon yang diduga selaku pengedar obat tramadol dan obat haxymer,” tutur Shilton pada Selasa (08/11/2022).

BACA JUGA:   Ini Empat Tips dari BPBD DKI Guna Antisipasi Cuaca Ekstrim

Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa pada Jumat (04/11) sekira pukul 11.00 Wib di pinggir jalan tepatnya di Lingkungan Jombang Masjid Barat Kelurahan Jombang Wetan Kecamatan Jombang Kota. Cilegon akan ada transaksi obat jenis G.

Atas informasi tersebut Satresnarkoba Polres Cilegon langsung bergerak cepat.

Kemudian petugas berhasil mengamankan pelaku MI (29). Selanjutnya, dilakukan pengeledahan lalu ditemukan barang bukti berupa 840 butir Tramadol.

BACA JUGA:   Kontribusi TNI, Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan Diapresiasi Bupati ASA

Diantaranya, 1 botol obat haxymer berisi 800 butir, 1 unit handphone merk infinix warna hijau, 1 buah tas warna hitam dan 1 pack plastik klip.

Berdasarkan keterangan pelaku, obat keras tersebut dibeli dari pelaku BO (DPO) seharga Rp.1.550.000.

Adapun lelaku mengakui mendapatkan obat tersebut dari pelaku BO (DPO) dengan tujuan untuk diedarkan atau dijual agar mendapatkan keuntungan kemudian tersangka berikut barang bukti diamankan ke Polres Cilegon.

BACA JUGA:   Selamat, Dua Tahun Berturut-turut Bupati ASA Raih Penghargaan Pembina Proklim

Di kesempatan yang sama, pihaknya menghimbau kepada masyarakat.

Jika menemukan penyalahgunaan narkoba agar segera mungkin melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melaporkan ke Call Center 110.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 196 jo Pasal 98 ayat (2) dan (3) dan atau Pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. ***