Selamat, Dua Tahun Berturut-turut Bupati ASA Raih Penghargaan Pembina Proklim

Komitmen Melestarikan Lingkungan

Pemkab Sinjai kembali menerima piagam apresiasi Pembina Proklim tingkat Kabupaten. (Foto: Humas Sinjai) (Beritasinjai.com).

Sinjai, Beritasinjai.com – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sinjai terhadap kelestarian lingkungan mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat.

Hal ini dibuktikan dengan penghargaan program kampung iklim (Proklim) yang diraih oleh Pemkab Sinjai selama lima tahun berturut-turut atau sejak tahun 2018.

Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini merupakan bentuk pengakuan Pemerintah atas inisiatif, dedikasi, dan komitmen masyarakat dalam mendukung penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.

Teranyar, Pemkab Sinjai kembali menerima piagam apresiasi Pembina Proklim tingkat Kabupaten dalam hal ini Bupati Sinjai dan sertifikat proklim Utama kepada Dusun Kambuno desa Kalobba Kecamatan Tellulimpoe, pada akhir bulan Oktober 2022.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai Evikasim Noor saat ditemui di Ruang Kerjanya, Senin (14/11/2022) mengunpkapkan bahwa sejak tahun 2018 hingga tahun 2022 ini telah terdapat sebanyak 14 lokasi/desa yang telah mendapatkan penghargaan Proklim dari KLHK.

Tidak hanya itu, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) menerima penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai Pembina Proklim selama dua tahun berturut-turut.

“Selama dua tahun berturut-turut atau tahun 2021 dan 2022, Bapak Bupati meraih penghargaan dari Ibu Menteri Lingkungan Hidup selaku Pembina Proklim dan menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Sulsel yang meraih penghargaan ini secara berturut-turut. Ini menjadi bukti bahwa Kepedulian Bapak Bupati terhadap kelestarian lingkungan sangatlah besar,” ucapnya.

BACA JUGA:   2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

Selain itu, dengan capaian penghargaan proklim yang kini sudah menyentuh 14 titik lokus/desa, juga telah melampaii target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sinjai tahun 2018-2023.

“Di RPJMD itu kita targetkan ada 5 desa yang masuk dalam program proklim. Alhamdulillah hingga tahun 2022 ini target itu sudah jauh kita lampaui. Ini tentu tidak lepas dari peran Pemda dalam menjaga lingkungan tetap baik dan lestari,” tuturnya.

BACA JUGA:   Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Evikasim menambahkan, untuk meraih penghargaan ini, tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi melalui perjalanan dan persyaratan yang ketat dan panjang. Pasalnya harus mengusulkan lokasi Proklim yang dibina kemudian diusulkan ke pusat untuk diverifikasi dengan persyaratan yang cukup ketat.

“Ini perjuangan yang luar biasa atas usaha maupun kerja keras dari semua pihak terkait sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Sinjai di tingkat nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati ASA mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas raihan penghargaan Proklim yang diterima oleh Pemkab Sinjai tiap tahun.

Menurutnya, keberhasilan untuk meraih penghargaan Proklim ini, tidak terlepas dari peran aktif dari OPD atau stakeholder terkait utamanya DLHK Sinjai, serta seluruh masyarakat yang telah melakukan upaya-upaya pengendalian iklim dalam menciptakan kegiatan mitigasi dan adaptasi.

BACA JUGA:   Kontribusi TNI, Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan Diapresiasi Bupati ASA

“Saya atas nama Pemerintah Kabuoaten Sinjai menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pihak atas pencapaianan ini. Semoga tetap bisa dipertahankan atau bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun selanjutnya, ” haraonpa.

Orang nomor Satu di Bumi Panrita Kitta ini juga menyampaikan bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan utama, yang lebih penting adalah implementasinya.

Meski demikian, dia berharap penghargaan Proklim tersebut bisa menjadi momentum serta memotivasi masyarakat atau desa dalam upaya pencegahan pemanasan global dan emisi gas rumah kaca. ***