Jia Curated
0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

• Pendahuluan

Jia Curated 2025 adalah festival desain, kerajinan, dan arsitektur yang digelar di Bali Festival Park pada tanggal 14–18 Agustus 2025. Acara ini menonjol sebagai panggung utama bagi para desainer lokal dan internasional untuk menampilkan kreasi inovatif yang mengedepankan keindahan budaya dan desain berkelanjutan.
Festival ini bertempatkan di lokasi bekas taman hiburan yang disulap menjadi ruang kreatif kolaboratif, memperkuat semangat gotong royong yang jadi identitas Indonesia. Jia Curated bukan hanya pameran; ia menjadi momentum untuk mempertemukan masyarakat, komunitas kreatif, dan kolektor dalam merayakan warisan dan desain masa depan.
Dengan mengikuti tema “evolving perspectives,” festival ini mengundang pengunjung untuk melihat bagaimana desain tidak hanya menawarkan estetika, tetapi juga solusi inovatif yang mempertemukan seni, kerajinan, dan keberlanjutan.


• Jejak Berkelanjutan dan Kolaboratif

Festival Jia Curated 2025 menekankan kerjasama fleksibel antar desainer, seniman, dan pengrajin. Beberapa highlight mencakup karya tekstil dari Lana Daya, yang menampilkan tradisi tekstil Bali melalui interpretasi modern; Du’Anyam yang membangun pemberdayaan perempuan penenun di kawasan Timur Indonesia; serta ‘Waste to Wonder’, instalasi yang memanfaatkan bahan daur ulang jadi objek kolaboratif.
Lebih dari sekedar pertunjukan, festival ini menjadi ruang edukasi. Pengunjung bisa menyaksikan secara langsung proses pembuatan kerajinan tangan, memahami filosofi lokal di balik desain, serta melihat bagaimana produk bisa membawa dampak positif bagi komunitas.
Penekanan pada kolaborasi lokal dan internasional—misalnya, kolaborasi antara desainer Taiwan dan seniman Jepang di area instalasi bambu—menciptakan keterhubungan global tanpa menghapus akar lokal. Ini membuktikan bahwa desain berkelanjutan bisa bersifat universal dan inklusif.


• Dampak dan Potensi Masa Depan

Keberadaan Jia Curated 2025 memberi manfaat besar pada komunitas kreatif Bali dan Indonesia secara umum. Festival ini menjadi tempat promosi bagi kerajinan lokal dan memacu pertumbuhan ekonomi kreatif. Banyak brand dan seniman mendapat peluang mitigasi biaya produksi melalui kolaborasi dan dukungan jaringan.
Event ini juga memicu minat global terhadap potensi kreatif Indonesia, terutama ketika media internasional menyoroti festival sebagai salah satu yang paling inovatif di Asia Tenggara. Ini bisa membuka peluang bagi investor, galeri, maupun kurator internasional untuk bekerja sama lebih lanjut.
Ke depannya, Jia Curated bisa menjadi model festival desain yang menggabungkan keberlanjutan, identitas lokal, dan kolaborasi global—menjadi event tahunan yang membentuk narasi baru tentang masa depan kreativitas di Indonesia.


• Penutup

Jia Curated 2025 adalah wujud nyata bahwa desain bisa menjadi medium dialog antar budaya yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan menampilkan kerajinan lokal, kolaborasi kreatif, dan konsep berorientasi masa depan, festival ini memperkuat posisi Indonesia sebagai hub kreativitas global yang berpijak pada akar budaya. Harapannya, ini akan membuka jalan untuk gelaran serupa di masa mendatang—festival yang bukan hanya memberi estetika, tetapi juga makna mendalam dan dampak positif.


Referensi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %